Kaca Insulasi terdiri dari dua atau lebih lembaran kaca yang dipisahkan oleh bilah spacer dan ruang berisi udara atau gas yang disegel.
Keuntungan
1. Insulasi Termal Unggul (Faktor-U Rendah):
Udara atau gas yang disegel (seperti Argon atau Krypton) di antara lembaran kaca berfungsi sebagai penghalang termal yang sangat efektif. Ini secara signifikan mengurangi perpindahan panas, menjaga interior lebih hangat di musim dingin dan lebih dingin di musim panas.
Contoh: Jendela dengan satu lembaran kaca mungkin memiliki faktor-U (ukuran kehilangan panas) sebesar 1,1 W/m²K. IGU standar dua lapis dapat mencapai faktor-U sekitar 2,8 W/m²K, menjadikannya jauh lebih hemat energi dan mengurangi biaya pemanasan/pendinginan.
2. Insulasi Suara yang Ditingkatkan (Peringkat STC Tinggi):
Celah udara meredam gelombang suara, mengurangi polusi suara dari luar. Jarak yang berbeda antara lembaran kaca dibandingkan dengan satu lembaran kaca mengganggu resonansi suara.
Contoh: Untuk rumah di dekat jalan atau bandara yang sibuk, kaca insulasi dengan dua lembaran kaca dengan ketebalan yang berbeda (misalnya, 4mm dan 6mm) dapat mencapai peringkat Sound Transmission Class (STC) sebesar 35 atau lebih tinggi, menciptakan lingkungan dalam ruangan yang jauh lebih tenang dan damai dibandingkan dengan jendela satu lapis (STC ~27).
3. Pengurangan Kondensasi:
Permukaan kaca interior lebih hangat dalam cuaca dingin karena lapisan insulasi menahan perbedaan suhu antara bagian dalam dan luar. Hal ini meminimalkan pembentukan kondensasi dan embun beku di sisi dalam jendela.
Contoh: Pada pagi yang dingin, sementara jendela satu lapis akan tertutup kondensasi, kaca insulasi biasanya akan tetap jernih, mencegah kerusakan kelembaban pada bingkai dan ambang jendela.
4. Peningkatan Kenyamanan dan Cahaya Siang:
Kaca insulasi memungkinkan area jendela yang luas tanpa kekurangan utama dari kaca satu lapis. Mereka membiarkan banyak cahaya alami masuk sambil mengurangi angin dingin ("radiasi dingin") di dekat jendela, menciptakan ruang hidup yang lebih nyaman.
Kerugian
1. Biaya Awal yang Lebih Tinggi:
Proses pembuatan IGU lebih kompleks daripada kaca satu lapis, membuatnya lebih mahal di muka.
Contoh: Mengganti jendela satu lapis di rumah dengan IGU dua lapis modern merupakan investasi awal yang signifikan, meskipun seringkali kembali seiring waktu melalui penghematan energi.
2. Potensi Kegagalan Segel:
Segel tepi IGU dapat rusak seiring waktu (biasanya 15-25 tahun). Jika segel pecah, kelembaban dan udara masuk ke ruang antara lembaran kaca, menyebabkan pengembunan permanen dan hilangnya sifat insulasi.
Contoh: Jendela yang berembun yang tidak dapat dibersihkan adalah tanda yang jelas dari kegagalan segel. Seluruh IGU harus diganti, yang merupakan biaya perbaikan yang tidak berlaku untuk jendela satu lapis.
3. Peningkatan Berat:
Dua atau lebih lembaran kaca jauh lebih berat daripada satu lembaran. Hal ini membutuhkan bingkai jendela dan pintu yang lebih kuat dan lebih kokoh (misalnya, vinil, fiberglass, atau aluminium tugas berat) untuk menopang berat, yang dapat menambah biaya.
Contoh: Pintu kaca geser besar yang dibuat dengan IGU akan jauh lebih berat daripada versi satu lapis, membutuhkan sistem rol dan rel tugas berat untuk pengoperasian yang lancar.
4. Pilihan Perbaikan Terbatas:
Tidak seperti satu lembaran kaca, yang dapat dengan mudah diganti jika retak, IGU adalah unit yang disegel. Jika segel gagal atau kaca rusak, seluruh unit harus diganti; lembaran individu di dalam unit yang disegel tidak dapat diperbaiki.
Contoh: Jika batu mengenai dan memecahkan lembaran kaca luar, Anda tidak dapat hanya mengganti lembaran itu saja. Seluruh rakitan kaca insulasi yang disegel harus dibuat dan dipasang.
Sebagai kesimpulan, meskipun biaya awal yang lebih tinggi dan potensi kegagalan segel adalah kekurangannya, manfaat signifikan dari efisiensi energi, pengurangan kebisingan, dan peningkatan kenyamanan menjadikan kaca insulasi sebagai standar untuk pintu dan jendela modern berkinerja tinggi.
Kontak Person: Mr. Roger
Tel: +86 13312959736